Jumat, 19 Desember 2008
Saat-saat Kuliah
Kamis, 18 Desember 2008
Open Source Sistem
Sumber terbuka atau Open Source
adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu orang/lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber(source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak.
Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab.
Sedangkan,
Sistem operasi open source sendiri ada lima di indonesia yang diketahui, yaitu:
- 1990 Network Operating System (NOS)Di tahun 90-96-an implementasi jaringan Internet di Indonesia menggunakan teknologi radio paket, sistem operasi jaringan yang digunakan sangat di dominasi oleh software Network Operating System (NOS) yang di kembangkan pertama kali oleh Phill Karn KA9Q di amerika serikat. Phill KA9Q melepaskan source code NOS yang mendukung protokol TCP/IP dan membagikannya gratis untuk keperluan amatir radio. menarik dari NOS, dapat di operasikan di atas Disk Operating System (DOS) pada sebuah komputer PC/XT atau 286. Sehingga kita dapat membangun jaringan dengan peralatan yang amat sangat sederhana.
- 1997 LinuxMulai tahun 1994-1995, server-server di ITB mulai menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasinya. FreeBSD merupakan sistem operasi open source dan tangguh untuk keamanan jaringan maupun server. Tidak heran jika sampai hari ini, semua server di ITB masih di dominasi oleh FreeBSD.pada hari ini, para administrator jaringan di Computer Network Research Group (CNRG) ITB lebih menyukai laptop Mac dengan sistem operasi Mac OS X yang berbasis BSD daripada sistem operasi lain.
- 1997 Linux, Linux adalah sistem operasi open source yang paling banyak digunakan di Indonesia pada hari ini. Beberapa situs di Indonesia melakukan mirroring iso dari Linux, sehingga pengguna Indonesia dapat memperoleh-nya secara lokal m Sumber Wikipedia.
Perbedaan Sistem Informasi dengan jurusan komputer yang lain
Macam-Macam Jurusan Dalam Fakultas Teknologi Informasi
SISTEM INFORMASI
TEKNIK INFORMATIKA
SISTEM KOMPUTER
TEKNOLOGI INFORMASI
TEKNIK PERANGKAT LUNAK
Nah sekarang Perbedaannya adalah…
SISTEM INFORMASI
menekankan kemampuan dalam merancang,mengembangkan, dan menerapkan sistem informasi organisasi
Fokus pada teknik mengintegrasikan solusi teknologi informasi dengan proses bisnis agar kebutuhan organisasi akan informasi dapat terpenuhi
Menekankan pada “informasi” sebagai sebuah sumber daya penting dalam berproduksi, terutama dalam kaitannya kebutuhan korporasi dalam pencapaian visi dan misi yang dicanangkan.
Mempelajari aspek penting bagaimana “informasi” diciptakan, diproses, dan didistribusikan ke seluruh pemangku kepentingan dalam institusi.
SISTEM KOMPUTER
menekankan kemampuan dalam merancang dan mengembangkan perangkat keras berbasis digital.
Terkait dengan desain dan konstruksi sistem berbasis komputer.
Mencakup studi mengenai perangkat keras, perangkat lunak, teknologi komunikasi, dan interaksi di antara komponen tersebut.
Belakangan ini berkembang menjadi ilmu yang mempelajari pula cara mendesain beragam peralatan berbasis digital yang banyak ditemui di pasar (digital gadget) dan beragam peralatan perangkat keras komunikasi yang banyak dipergunakan dalam jaringan komuter.
Disamping itu terkait pula dengan studi perancangan komponen berbasis digital (embedded devices).
TEKNIK INFORMATIKA
menekankan kemampuan dalam merancang dan mengembangkan ragam algoritma komputasi
Terbagi menjadi tiga bagian utama yang fokus pada teori maupun algoritma yang dipergunakan :
dalam proses perancangan dan implementasi perangkat lunak.
dalam proses dan perancangan sistem perangkat keras serta komponennya.
sebagai model matematis dalam menyelesaikan permasalahan tertentu.
Mempelajai tentang ilmu pengetahuan yang terkait dengan logika matematika, komputasi, dan algoritma - yang dalam model terapannya dinyatakan dalam pengembangan program komputer.
TEKNOLOGI INFORMASI
menekankan kemampuan dalam merencanakan, menentukan, dan mengelola teknologi informasi
Berbeda dengan Sistem Informasi yang menekankan pada “informasi”, program studi Teknologi Informasi fokus pada aspek “teknologi” sebagai entitas pemungkin (baca: enabler) organisasi.
Menekankan pada proses tata kelola - perencanaan dan organisasi, pengadaan dan implementasi, penerapan dan pemeliharaan, serta pengawasan dan evaluasi - sumber daya teknologi informasi yang ada pada suatu institusi.
TEKNIK PERANGKAT LUNAK
menekankan kemampuan dalam merancang dan mengembangkan software
Fokus pada pengembangan model sistematis dan terpercaya, yang harus dipergunakan sebagai panduan dalam mengembangkan berbagai jenis perangkat lunak.
Selain perangkat lunak aplikasi, mencakup pula pengetahuan mengenai bagaimana membangun sebuah perangkat lunak sistem (system software) dan perangkat lunak penunjang (tool software).
Disamping itu dibekali pula akan ilmu yang terkait dengan seluk beluk infrastruktur di satu sisi, dan sistem informasi di sisi lainnya - karena kedua komponen tersebut merupakan entitas penting yang berada dalam ruang lingkup pengembangan perangkat lunak.